fajarnews

Dewi Atiya Ikuti Kejuaraan Asian Championship di India

Redaksi : Andriyana | Minggu, 7 Mei 2017 | 22:05 WIB

WINARNO
Dewi Atiya (tengah) atlet unggulan Kota Cirebon yang diberikan kesempatan berlaga di Pelantas Gulat Indonesia

Fajarnews.com, CIREBON - Dewi Atiya, salah satu pegulat unggulan asal Kota Cirebon telah mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak awal Maret lalu, lantaran pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX kemarin berhasil meraih medali emas.

Kini, Dewi diberi kesempatan memperkuat Tim Nasional (Timnas) Gulat Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Internasional Senior Asian Championship di New Delhi India pada Senin, hari ini hingga Kamis (8-18/5).

Pelatih Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Cirebon, Atep Kosasih mengatakan, diturunkannya Dewi pada Kejuaraan Internasional Senior Asian Championship di India tersebut sebagai ajang persiapan menuju Asian Games 2018.

"Kami sangat bangga karena salah satu atlet asal Kota Cirebon bisa manggung di kancah internasional. Sebelumnya, atlet Kota Cirebon Junior, Feri Budiawan berhasil ikut dalam kejuaraan gulat tingkat Asia Tenggara dan berhasil meraih perunggu," kata Atep kepada fajarnews.com, Minggu (7/5).

Melihat raihan prestasi atletnya tersebut, Atep berharap kepada atlet binaannya tersebut bisa memberikan yang terbaik. "Mudah-mudahan menambah pengalaman dan syukur-syukur bisa mendapatkan medali," tuturnya.

Terkait Dewi yang berlaga di Asian Championship, maka Atep tidak bisa memprediksikan kemungkinan yang akan terjadi. "Karena meskipun untuk skala nasional Dewi menjadi atlet gulat peringkat pertama, tetapi untuk level internasional, ini menjadi jam terbang pertama," bebernya.

Sementara itu, Dewi Atiya mengaku senang telah diberikan kesempatan memperkuat timnas. Pasalnya setelah memasuki pelatnas, sudah menjadi keharusan untuk mengabdikan diri membawa nama negeri ini di kancah internasional.

"Ya senang, dan bangga telah menjadi bagian dari atlet pelatnas, disamping itu, telah menjadi tanggungjawab kita untuk mengharumkan nama Indonesia, di lain sisi ini juga kan sudah menjadi impian lama untuk bisa memperkuat timnas," tutur dia.

Ia menjelaskan, kejuaraan tingkat internasional ini, diakuinya merupakan kali pertama diturunkan dengan membawa nama Indonesia. Makanya berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari kegiatan fisik, sampai mengatur kesehatan dilakukan perempuan yang diturunkan di kelas 60 Kg freestyle women itu.

"Persiapannya ya disamping latihan rutin, kita juga tetap menjaga kesehatan agar tetap prima, jangan sampai dong ketika sudah diberi kesempatan tetapi kita belum siap baik dari segi fisik maupun mental, makanya persiapan itu benar-benar harus dijaga," bebernya.

Adapun soal target, dirinya mengaku belum memiliki target untuk bisa memenangkan kejuaraan internasional perdananya. Menurutnya jam terbang diskala internasional masih sangat minim. Tetapi kendatipun demikian, dirinya akan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

"Soal target sejauh ini belum bisa menyampaikannya, tetapi saya pasti akan mengerahkan kemampuan untuk memberikan yang terbaik," tandasnya.

Loading Komentar....