fajarnews

Perpani Kota Cirebon Sabet Emas dan Dua Perak

Redaksi : Andriyana | Senin, 14 Agustus 2017 | 23:36 WIB

WINARNO
Wahyu Nugraha (kiri) atlet Perpani Kota Cirebon saat berhasil meraih medali perak di ajang Ganesha Open, kemarin

Fajarnews.com, CIREBON - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Cirebon hanya mampu membawa satu emas (beregu) dan dua perak (nomor aduan dan perorangan) yang diraih Wahyu Nugraha di ajang Ganesha Open akhir pekan kemarin. 

Sedangkan Rifat Rifaldi Lumatau dan Vani Vidiniati berhasil lolos seleksi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) kedua di Bandung, sehingga keduanya akan berlaga di Popnas bulan September mendatang di Semarang.

Pelatih dan Pembinaan Prestasi (Binpres) Perpani Kota Cirebon, Tedi Suhaedi mengatakan, meski melesat dari target pada Ganesha Open tersebut, tapi dirinya mengapresiasi atas perjuangan pemanah tersebut. Walaupun target awal Perpani dapat membawa pulang dua emas, tapi hasilnya hanya bawa satu emas dan dua perak.  

“Itupun diraih oleh Wahyu, sedangkan atlet lainnya masih belum bisa membawa pulang medali. Saya harap kejuaraan kemarin bisa dijadikan pengalaman berharga oleh atlet untuk meraih prestasi lebih baik lagi,” kata Tedi kepada fajarnews.com, Senin (14/8).

Ia menerangkan, Wahyu merupakan satu-satunya atlet yang membawa medali. Wahyu harus puas meraih perak di nomor perorangan dengan skor 289, sehingga berada di urutan kedua. Sedangkan untuk nomor aduan, Wahyu dikalahkan oleh Yuki pemanah dari Jakarta pada putaran final.

“Untuk beregu, Wahyu yang bergabung dengan Asep Wandi dari Kabupaten Bandung dan Ahmad Romdhon dari Kota Depok berhasil berada di urutan pertama, sehingga meraih satu medali emas,” ucapnya.

Sedangkan Rifat hanya mampu berada di urutan 12 dari 76 peserta. Artinya Rifat hanya masuk perdelapan final atau 16 besar saja, karena Rifat bertemu dengan urutan 5 yang kebetulan pelatih compound Jawa Barat bernama Fauzi Hockiaji dengan skor tipis, yaitu 140-141. 

“Sedangkan tim pelajar kita Azka berada di urutan 30, Rivaldi urutan 50, Alif urutan 69, dan Faqih urutan 83 dari 174 peserta,” tambah Edi.

Sementara itu seleksi Popnas kedua di Bandung kemarin, kata dia, dua pemanah Kota Cirebon berhasil lolos, yakni Rifat dan Vina. Sehingga kedua atlet tersebut akan berangkat ke Popnas pada September mendatang di Bandung. 

“Sedangkan Ineke gak lolos, sehingga harus lebih giat lagi dalam latihannya,” ucapnya.

Hasil Ganesha Open dan Popnas kemarin, kata Edi, untuk atlet yang sudah bertanding supaya dijadikan pengalaman terutama di aduan ketika sudah leading (memimpin), kenapa sampai tersusul lagi.

“Harapan ke depannya kita harus punya tim atau beregu di semua nomor yang dipertandingkan. Sehingga Kota Cirebon lebih banyak peluang untuk meraih prestasi,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....