fajarnews

Pencak Silat Diharapkan Masuk Mulok Pendidikan

Redaksi : Andriyana | Jumat, 25 Agustus 2017 | 15:02 WIB

ABR
Seni pencak silat akan diusulkan menjadi mulok pendidikan

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Pencak silat bukan hanya sekedar seni bela diri khas Indonesia. Pencak silat juga merupakan warian budaya bangsa yang harus terus diperlihara dan dijaga oleh setiap generasi. Karena itu sangat diharapkan sen pencak silat bisa masuk menjadi muatan lokal (mulok) di kurikulum pendidikan.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Majalengka, H.Tatan Hartono disela-sela acara pelantikan  pengurus PPSI, Kamis (24/8).

Menurutnya, seni pencak silat dewasa ini mengalami kemunduran, dan hal itu tidak boleh terus dibiarkan. Diperlukan upaya yang sungguh serta campur tangan dari pemerintah agar seni budaya yang diwariskan oleh para leluhur itu dapat terus terjaga dan terpelihara dengan baik dari generasi kegenerasi.

“Menjadi tanggungjawab kita bersama dan juga pemerintah agar pencak silat ini tetap lestari, dan itu sangat dibutuhkan adanya perhatian dari pemerintah,” katanya.

Ketua Harian DPD PPSI Majalengka, Iwan Gunawan menjelaskan, salah satu sebab mundurnya seni pencak silat  karena tidak lagi masuk dalam kurikulum pendidikan seperti dalam pelajaran muatan lokal. Hal itulah kenapa saat ini anak-anak sekolah tidak lagi mencintai bahkan tidak mengenal apa itu seni pencak silat.

“Karena itu kami berharap pencak silat itu bisa masuk dalam muatan lokal pendidikan. Supaya anak-anak sekolah itu bisa mengenal dan mencintai seni pencak silat,” ucapnya..

Lebih jauh Iwan menjelaskan, sebenarnya sekarang di daerah lain pencak silat sudah mulai  masuk dalam muatan lokal pedidikan, namun itu belum merata baru sebagain saja. Dengan telah terbentuknya PPSI Majalengka, kedepan pencak silat dapat dimasukkan pula dalam mulok pendidikan mulai dari SD di Kabupaten Majalengka.

“Dalam hal ini kita minta perhatian pemerintah, karena seni pencak silat adalah warisan budaya yang mesti dilestarikan dan itu memerlukan perhatian dari pemerintah,” jelasnya. (ABR)

Loading Komentar....