fajarnews

Dua Pesilat PAKSI Kota Cirebon Pilih Berlaga di O2SN

Redaksi : Andriyana | Rabu, 30 Agustus 2017 | 00:57 WIB

WINARNO
Atlet silat, Lukman Hakim dan Fani Lutfiah Dorojatun akan bertarung memperebutkan medali emas pada O2SN yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara September mendatang

Fajarnews.com, CIREBON- Dua pesilat dari Perguruan Silat Pusaka Aria Kemenag Seluruh Indonesia (PAKSI) Kota Cirebon, yaitu Lukman Hakim dari kelas F (59-63 Kg) dan Fani Lutfiah Dorojatun kelas C (47-51 kg) akan bertarung memperebutkan medali emas pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Even tersebut akan berlangsung di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 3 sampai 9 September 2017.

Ketua Perguruan Silat PAKSI Kota Cirebon, Agus Muharam melalui pelatih Fadoli mengatakan, dua pesilat yang merupakan siswa/siswi SMAN 6 tersebut lebih memilih mengikuti O2SN dibanding ikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Semarang. Kedua atlet binaannya tersebut tak bisa mengikuti kompetisi bergengsi tingkat nasional karena pelaksanaan hampir berbarengan.

“Tapi Lukman dan Fani lebih memilih bermain di O2SN, karena mereka ingin mencicipi berlaga di luar Pulau Jawa, sementara Popnas berlangsung di Semarang,” kata Fadoli saat ditemui fajarnews.com di Disdik Kota Cirebon, Selasa (29/8).

Meski berlaga di O2SN, akan tetapi Lukman dan Fani ikut mendapatkan pembinaan atau desentralisasi dari Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat sampai terakhir yang akan dipersiapkan untuk berlaga di Popnas.

Ia mengaku, di sana ada sedikit kekecewaan karena dua pesilat Kota Cirebon tak ikut Popnas, dan dipertanyakan kenapa tidak mengundurkan diri sejak awal. Meski demikian, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada atletnya tersebut untuk bertanding dimana.

“Saya sebagai pelatih tentu tak bisa memaksa mereka untuk bertanding di kejuaraan apa atau dimana. Tapi saya serahkan kepada mereka untuk memutuskan mau bermain dimana, yang terpenting mereka semua bisa membawa medali emas,” bebernya.

Di ajang O2SN tersebut, dirinya pun berharap mereka bisa membawa medali emas dan mengalahkan para pesaingnya di Indonesia. Untuk itu, dirinya pun mengingatkan kepada mereka agar terus meningkatkan kemampuannya, baik strategi dan teknik bertanding serta mentalnya juga.

Ia menyebutkan, awalnya Jabar akan mengirimkan empat atlet, akan tetapi ada salahsatu atlet dari Garut bernama Risma Nurhayati memilih mundur dari O2SN. Jadi, siswi SMAN 11 Garut tersebut lebih memilih berlaga pada Popnas di Semarang.

“Jadi hanya tiga pesilat yang akan berlaga di O2SN, yaitu dua atlet Kota Cirebon yaitu Lukman, Fani dan ditambah siswa SMAN 8 Bandung yaitu Faqih Rizky,” ucapnya.

Adapun lawan terberat Lukman dan Fani untuk meraih emas pada O2SN berasal dari daerah Pulau Jawa dan Bali, khususnya Jawa Timur dan ditambah dari atlet tuan rumah.  Ia menceritakan, Fani merupakan atlet yang pernah meraih perunggu di Popnas. Sedangkan Lukman baru pertama kali berlaga di olimpiade bergengsi seperti ini, baik Popnas ataupun O2SN mengingat Lukman masih berusia sangat muda.

“Saya berharap kedua atlet perwakilan Kota Cirebon dan Jabar tersebut bisa meraih emas,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....